Minggu, 28 Desember 2014

Mencegah Cidera Lutut

Cedera lutut

Lutut adalah salah satu titik lemahhal ini karena lutut menopang pergerakan aktif.Kerusakan ligamen yang menjaga stabilitas lutut  - seperti ligamen cruciatum anterior (ACL) - sangat umum dalam olahraga yang melibatkan banyak perubahan arah yang tiba-tiba , seperti sepakbola, basket dan ski.
Sebuah ACL
 yang sobek adalah salah satu cedera yang benar-benarditakuti olahragawan,cedera ini merupakan salah satu cedera serius yang paling umum dalam olahraga. Misalnya, di antara pemain AFL profesional, 12 persen dari semua pertandingan terjawab karena cedera adalah dari ACL sobek.Pengobatan dari cedera ini adalah dengan operasi yang membutuhkan watu berbulan-bulan untuk proses pemulihannya,kira-kira enam sampai tujuh bulan.Ini adalah program rehabilitasi besar.
Latihan untuk memperkuat otot-otot lutut  dapat membantu mencegah cedera ACL
.

Latihan penguatan Lutut
Beberapa latihan penguatan sederhana dan latihan peregangan untuk otot dan ligamen di sekitar lutut untuk membantu meningkatkan stabilitas dan mencegah cedera.
Lutut adalah sendi yang rumit terdiri dari empat tulang (femur, tibia, fibula, dan patela), meniscal 
cartilage tulang rawan, bursa (kantungcairan sendi), berbagai ligamen, otot dan tendon. Menekuk lutut (fleksi) dan luruskan (ekstensi).
Squats

 
 • Berdiri,buka kaki selebar bahu, jari kaki depan, tumit datar.
• 
lakukan gerakan seperti  akan duduk di kursi.
• Turunkan diri ke bawah sampai paha
 datar  sejajar dengan tanah.
• Jaga punggung lurus dan 
kemudian kembali ke posisi awal.
• Lakukan dua set 12-20 repetisi.
Menekuk lutut stasioner
  
 
• Berdiri , dengan
 salah satu kaki di depan, dan satu kaki di belakang .
• Angkat tumit kaki belakang  dari tanah, kemudian turunkan lutut kembali ke tanah. Lutut depan 
ditekuk,paha lurus ke bawah .
• 
dorong memantul kemudian kembali ke posisi awal untuk satu repetisi.
• Lakukan dua set 12-20 repetisi pada setiap kaki.
Steps up  
• Tempatkan kaki kanan di bangku
 yang kokoh atau kotak.
• Menjaga punggung lurus, melangkah ke atas bangku.
kaki kiri pada posisi melayang,jangan menggoyang kaki kiri
• Lengkapi semua pengulangan di sisi kanan sebelum swapping ke kaki kiri.
• Lakukan dua set 12-20 repetisi.
Tight stecth/peregangan paha
  
• Berdiri tegak, menyeimbangkan dengan satu kaki.
• Ambil kaki 
,tekuk lutut sampai menyentuh pantat,paha lurus ke bawh
.
• Tarik dengan lembut sampai Anda merasakan peregangan di bagian depan paha Anda, tahan selama 20 detik.
• Ulangi pada kaki yang berlawanan.

Pengalaman cidera lutut

      Saya sebagai seorang laki-laki yang menyukai olahraga berat terutama sepakbola,futsal dan bulu tangkis, sudah sering saya yang mengalami sakit yang diakibatkan oleh olahraga tersebut. Pengalaman terburuk cidera saya yang saya alami saat ini dimulai ketika saya berlatih futsal, dikampus saya sendiri. Satu jam pertama saya bermain futsal saya tidak mengalami apa-apa pada tubuh saya sendiri. Ketika itu, saya sedang menerima operan dari rekan tim saya sendiri dan bermaksud untuk memberikan operan bola tersebut ke teman saya. Peristiwa itu terjadi, saya merasakan kaki saya seperti patah dan terdengar bunyi yang berasal dari lutu saya "TAK", saya langsung lemas dan terjatuh dikarenakan amat sangat sakit ketika itu. Saya melihat tempurung lutut saya bergereser ke kiri.
     Ketika saya sedang terjatuh teman-teman saya mengira saya sedang bercanda, ketika melihat tempurung kaki saya bergeser saya langsung di gotong kepinggir lapangan. Saya mencoba untuk meluruskan kaki, dan ketika di luruskan Alhamdulillah nya tempurung lutut saya kembali pada tempatnya. Bukan hanya itu saja penderitaan cidera saya.
    Pada saat saya sampai di rumah ibu saya langsung memanggil tukang urut untuk membetulkan kaki saya. Yaa.. namanya juga di urut tana penghilang rasa sakit dan segala apapun untuk tidak sakit langsung saja kaki saya yang cidera di tekan dengan kuatnyaa, sontak saya menjerit kesakitan. Tetapi memang setelah di urut kaki saya bisa di tekuk.

Apa itu ACL?

Apa itu ACL??
ACL atau yang dikenal dengan Anterior Cruciate Ligament

ACL itu sendiri adalah urat yang ada di dalam sendi,yang menjaga kestabilan atau menghubungkan antara tulang tibia dengan tulang paha.Ini adalah kurang lebih gambar


ACL biasa terjadi pada olahraga high-impact seperti sepak bola,basket,badminton,tenis,futsal,dan bela diri.Biasanya hal ini bisa terjadi dikarenakan disaat berlari mendadak berhenti kemudian berputar arah sehingga menyebabkan lutu terputir dan saat lompat jatuh dan mendarat dengan posisi kaki yang tidak sigap.

Pada nyatanya saat kita terkena cidera ini,seolah olah mendengar tulang patah,tetapi saat dironsen tidak ada patah ataupun pergeseran sendi yang terjadi.Dan saat itu juga anda akan jatuh karena merasa tidak ada energi untuk berdiri tegak,setelah beberapa menit anda akan bisa berjalan seperti biasa tetapi dengan kondisi pincang karena akan terjadi pembengkakan pada lutut anda.

Minggu, 16 November 2014

Salah Nalar

Salah Nalar
      Salah nalar merupakan Gagasan, pikiran, kepercayaan, atau simpulan yang salah, keliru, atau cacat. Dalam proses berpikir sering sekali kita keliru menafsirkan atau menarik kesimpulan, kekeliruan ini dapat terjadi karena faktor emosional,kecerobohan,atau ketidaktahuan.

Contoh salah nalar : Emilia, seorang alumni STIE Serelo Lahat, dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik.
      Oleh sebab itu, Halimah seorang alumni STIE Serelo Lahat, tentu dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik.Macam-macam Salah Nalar Komunikasi yang baik adalah komunikasi yang tepat pada sasarannya, oleh karena itu dalam berkomunikasi perlu kita perhatikan kalimat dalam berbahasa Indonesia secara cermat. Sehingga salah nalar dapat terminimalisasikan. Ada beberapa macam salah nalar,yakni sebagai berikut :

1. Deduksi yang salah
2. Analogi yang Salah
3. Penyamarataan Para Ahli
4. Meniru yang SudahAda
5. Argumentasi Bidik Orang
6. Penyebab yang Salah Nalar
7. Pemilihan Terbatas
8. Generalisasi Terlalu Luas

      Salah Nalar dalam Komunikasi Penyampaian berita yang dsampaikan sering sekali terjadi kesalahan dalam berpikir, sehingga dapat mengakibatkan kesalahan dalam nalar bagi penerima berita. Kekurang cermatan jurnalis dalam melihat hubungan logis antara satu fakta dengan fakta lain dalam konteks hubungan sebab-akibat, dan kekurang cermatan itu kemudian dituangkan dalam teks berita, bisa menyesatkan “logika” pemirsa. Ketika pemirsa menganggap teks yang dihasilkan jurnalis itu sebagai sebuah kebenaran, maka kesesatan logika pun jadi dianggap benar. Fakta berupa pernyataan yang mengandung salah nalar atau sesat logika memang bisa saja berasal dari narasumber. Bisa saja narasumber sengaja untuk kepentingan tertentu, atau tak sengaja karena sebab tertentu.
    Wartawan sering menghadapi persoalan salah nalar ini ketika mengumpulkan fakta di lapangan atau sewaktu mewawancarai seseorang untuk memperoleh kesaksian atau pendapat tentang suatu peristiwa. Salah nalar (fallacy) ialah gagasan, perkiraan, kepercayaan, atau kesimpulan yang keliru. Berikut ini dipaparkan sejumlah salah nalar:
 Deduksi yang salah : kesimpulan yang salah dalam silogisme yang salah satu premisnya tidak memenuhi syarat. Kesimpulan yang salahakan mengarahkan wartawan mengumpulkan fakta yang salah. Akibatnya tulisan yang disusun pasti slah pula
  Generalisasi yang terlalu luas : disebut juga induksi yang salah karena jumlah percontohannya tidak memadai.
 Pemikiran “Atau ini” dan “Atau itu” :berpangkal pada keinginan untuk melihat masalah yang rumit dari dua sudut pandang saja.
 Salah nilai atas penyebab : generalisasi induktif disusun berdasarkan pengamatan sebab dan akibat, tapi kita kadang tidak menilai sebab suatu peristiwa atau hasil dengan teliti.
 Analogi yang salah : analogi adalah usaha perbandingan dan merupakan upaya yang berguna untuk mengembangkan perenggang. Akan tetapi analogi tidak membuktikan apa-apa dan analogi yang salah dapat mnyesatkan logika.
 Penyampaian masalah : penilaian terhadap suatu masalah bisa mengandung salah nalar apabila dilatorbelakangi oleh suatu sikap penolakan terhadap pendapat lain namun tanpa didukung oleh argumentasi yang logis.
 Pembenaran masalah lewat pokok sampingan : salah nalar muncul jika argumentasi menggunakan pokok-pokok pikiran yang tidak langsung atau hal yang remeh temeh untuk membenarkan pendiriannya.
 ArgumentasiAd Hominem : terjadi jika kita dalam argumentasi melawan orangnya buka masalahnya.
 Imbauan pada keahlian yang patut disangsikan : jika wartawan menemukan narasumber yang mengandalkan pihak lain untuk membenarkan pendapatnya sendiri.
 Non sequitur : salah nalar ini mengambil kesimpulan berdasar premis yang tidak ada sangkut pautnya.

Senin, 20 Oktober 2014

Diksi

NAMA KELOMPOK:
 Achmad Bagus (10112068)
  Dennys Yoga Febrianto (11112857)
 Oky Anggoro (15112592)

Kelas :3Ka07
Kelompok : 4

D I K S I

DEFINISI DIKSI
Pilihan kata atau Diksi adalah pemilihan kata – kata yang sesuai dengan apa yang hendak kita ungkapkan. Diksi atau Plilihan kata mencakup pengertian kata – kata mana yang harus dipakai untuk mencapai suatu gagasan, bagaimana membentuk pengelompokan kata – kata yang tepat atau menggunakan ungkapan – ungkapan, dan gaya mana yang paling baik digunakan dalam suatu situasi.

FUNGSI DIKSI
Fungsi Pilihan kata atau Diksi adalah Untuk memperoleh keindahan guna menambah daya ekspresivitas. Maka sebuah kata akan lebih jelas, jika pilihan kata tersebut tepat dan sesuai. Ketepatan pilihan kata bertujuan agar tidak menimbulkan interpretasi yang berlainan antara penulis atau pembicara dengan pembaca atau pendengar, sedangkan kesesuaian kata bertujuan agar tidak merusak suasana. Selain itu berfungsi untuk menghaluskan kata dan kalimat agar terasa lebih indah. Dan juga dengan adanya diksi oleh pengarang berfungsi untuk mendukung jalan cerita agar lebih runtut mendeskripsikan tokoh, lebih jelas mendeskripsikan latar waktu, latar tempat, dan latar sosial dalam cerita tersebut.

MANFAAT DIKSI
1. Dapat membedakan secara cermat kata-kata denitatif dan konotatif, bersinonim dan hapir bersinonim, kata-kata yang mirip dalam ejaannya.
2. Dapat membedakan kata-kata ciptaan sendiri fan juga kata yang mengutip dari orang yang terkenal yang belum diterima dimasyarakat. Sehingga dapat menyebabkan kontroversi dalam masyarakat.

CONTOH KALIMAT
 Sejak dua tahun yang lalu ia membanting tulang untuk memperoleh kepercayaaan masyarakat
 Dia adalah wanita cantik (denotatif)
 Dia adalah wanita manis (konotatif)
 APBN RI mengalami kenaikan lima belas persen (kata konkrit)
 Kebenaran (kata abstrak) pendapat itu tidak terlalu tampak Sebelum menentukan pilihan kata, penulis harus memperhatikan dua hal pokok, yakni: masalah makna dan relasi makna.
  Makna sebuah kata / sebuah kalimat merupakan makna yang tidak selalu berdiri sendiri. Adapun makna menurut (Chaer, 1994: 60)

MAKNA KATA
Leksikal
Gramatikal
Referensial

KESESUAIAN DIKSI
Perbedaan ketepatan dan kecocokan pertama- tama mencakup soal kata mana yang akan digunakan dalam kesempatan tertentu, walaupun kadang-kadang masih ada perbedaan tambahan berupa perbedaan tata bahasa,pola kalimat, panjang atau kompleknya suatu alinea, dari beberapa segi lain. Perbedaan antara ketepatan dan kesesuaian dipersoalkan adalah apakah kita dapat mengungkapkan pikiran kita dengan cara yang sama dalam sebuah kesempatan dan lingkungan yang kita masuki.

SYARAT KESESUAIAN DIKSI
1. Hindarilah sejauh mungkin bahasa aatau unsur substandard dalam situasi yang formal.
2. Gunakanlah kata-kata ilmiah dalam situasi yang khusus saja. Dalam situasi yang umum hendaknya penulis dan pembicara mempergunakan kata-kata popular.
 3. Hindarilah jargon dalam tulisan untuk pembaca umum.
4. Penulis atau pembicara sejauh mungkin menghindari pemakaian kata-kata slang.
5. Dalam penulisan jangan mempergunakan kata percakapan.
6. Hindarilah ungkapan-ungkapan usang (idiom yang mati).
7. Jauhkan kata-kata atau bahasa yang artfisial.

PENGURAIAN

Bahasa Standar
Kata Percakapan
Kata Ilmiah
Jargon
Kata Slang
Idiom
Bahasa Artifisial

MACAM HUBUNGAN MAKNA

Sinonim Polisemi Antonim
Hiponim
HomografHomofon
HomonimHipemim

Minggu, 05 Oktober 2014

grafik kompter dan pengolohan citra di kehidupan sehari-hari

Grafik komputer dan Pengolahan citra dalam kehiduan sehari-hari banyak di temui. Tanpa kita sadari grafik komputer dan pengolahan citra sering kita gunakan juga. Dalam segala bidang grafik komputer dan pengolahan citra dapat digunakan seperti:

1. Bidang Kesehatan: dibidang kesehata dapat digunakan seperti foto rongten untuk mengetahui sumber penyakit didalam tubuh, untuk lebih ditail lagi dapat menggunakan USG untuk lebih jelasnya.

2. Bidang Bisnis : pada bidang ini pengolahan citra dan grafik digunakan untuk menarik minat pelanggan untuk membeli suapu produk yang diperkenalkan melalui media cetak maupun televisi melali pengolahan citra dan grafik.

3. Bidang pertelevisian: bidang ini lebih sering menggunakan pengolahan citra dan grafik komputer, untuk memperlihatkan pertontonan yang menarik para editor tv berlomba sekreatif mungkin menampilkan tontonan yang menarik agara banyak yang menonton.

4. Bidang Hiburan : pasti tidak asing lagi mendengan yang namanya kartun, contohnya seperti kartun spongebob dan naruto dan banyak lagi. Kartun ini disebutanimasi yang bergerak melalui proses menggambar dan dapat divisualisasikan. Kartun menggunakan teknik Grafik komputer dan pengolahan citra.

Grafik komputer dan Pengolahan Citra ini sendiri masih terus berkembang, semakin pesat perkembangan zaman semakin maju juga grafik komputer dan pengolahan citra.

Selasa, 08 April 2014

Kepemimpinan

TEORI DAN ARTI PENTNG KEPEMIMPINAN
 Kepemimpinan adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepadapengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi.
TEORI-TEORI KEPEMIMPINAN
 Teori kepemimpinan pada umumnya berusaha untuk memberikan penjelasan dan interpretasi mengenai pemimpin dan kepemimpinan dengan mengemukakan beberapa segi antara lain : Latar belakang sejarah pemimpin dan kepemimpinan Kepemimpinan muncul sejalan dengan peradaban manusia.

SEBAB MUNCULNYA PEMIMPIN
A. Seseorang ditakdirkan lahir untuk menjadi pemimpin. Seseorang menjadi pemimpin melalui usaha penyiapan dan pendidikan serta didorong oleh kemauan sendiri.
B. Seseorang menjadi pemimpin bila sejak lahir ia memiliki bakat kepemimpinan kemudian dikembangkan melalui pendidikan dan pengalaman serta sesuai dengan tuntutan lingkungan.
Teori-teori dalam Kepemimpinan :
a) Teori Sifat Teori ini bertolak dari dasar pemikiran bahwa keberhasilan seorang pemimpin ditentukan oleh sifat-sifat, perangai atau ciri-ciri yang dimiliki pemimpin itu.
b) Teori Perilaku Dasar pemikiran teori ini adalah kepemimpinan merupakan perilaku seorang individu ketika melakukan kegiatan pengarahan suatu kelompok ke arah pencapaian tujuan.
c) Teori Situasional Keberhasilan seorang pemimpin menurut teori situasional ditentukan oleh ciri kepemimpinan dengan perilaku tertentu yang disesuaikan dengan tuntutan situasi kepemimpinan dan situasi organisasional yang dihadapi dengan memperhitungkan faktor waktu dan ruang.

TIPOLOGI KEPEMIMPINAN
 Tipologi kepemimpinan disusun dengan titik tolak interaksi personal yang ada dalam kelompok .

TIPE TIPOLOGI DIBAGI DALAM BEBERAPA KELOMPOK:
 1. Tipe Otokratis. Seorang pemimpin yang otokratis ialah pemimpin yang memiliki kriteria atau ciri sebagai berikut: Menganggap organisasi sebagai pemilik pribadi, Mengidentikkan tujuan pribadi dengan tujuan organisasi, Menganggap bawahan sebagai alat semata-mata, Tidak mau menerima kritik, saran dan pendapat, Terlalu tergantung kepada kekuasaan formalnya, Dalam tindakan pengge-rakkannya sering mempergunakan pendekatan yang mengandung unsur paksaan dan bersifat menghukum.
2. Tipe Militeristis Dalam menggerakan bawahan sistem perintah yang lebih sering dipergunakan, Dalam menggerakkan bawahan senang bergantung kepada pangkat dan jabatannya, Senang pada formalitas yang berlebih-lebihan, Menuntut disiplin yang tinggi dan kaku dari bawahan, Sukar menerima kritikan dari bawahannya, Menggemari upacara-upacara untuk berbagai keada
3. Tipe Paternalistis menganggap bawahannya sebagai manusia yang tidak dewasa, bersikap terlalu melindungi (overly protective), jarang memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengambil keputusan, jarang memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengambil inisiatif, jarang memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengembangkan daya kreasi dan fantasinya, dan sering bersikap maha tahu.
4. Tipe Karismatik Umumnya diketahui bahwa pemimpin yang demikian mempunyai daya tarik yang amat besar dan karenanya pada umumnya mempunyai pengikut yang jumlahnya sangat besar, meskipun para pengikut itu sering pula tidak dapat menjelaskan mengapa mereka menjadi pengikut pemimpin itu.
5. Tipe Demokratis Pengetahuan tentang kepemimpinan telah membuktikan bahwa tipe pemimpin yang demokratislah yang paling tepat untuk organisasi modern

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPEMIMPINAN
 Faktor genetis Adalah faktor yang menampilkan pandangan bahwa seseorang menjadi pemimpin karena latar belakang keturunannya.  Faktor sosial Faktor ini pada hakikatnya semua orang sama dan bisa menjadi pemimpin. Setiap orang memiliki kemungkinan untuk menjadi seorang pemimpin, dan tersalur sesuai lingkungannya.
  Faktor bakat Faktor yang berpandangan bahwa seseorang hanya akan berhasil menjadi seorang pemimpin yang baik, apabila orang itu memang dari sejak kecil sudah membawa bakat kepemimpinan.
 Faktor Jabatan Pengertian jabatan adalah struktur kekuasaan yang pemimpin duduki. Jabatan tidak dapat dihindari terlebih dalam kehidupan modern saat ini, semuanya seakan terstrukturifikasi. Dua orang mempunyai kemampuan kepemimpinan yang sama tetapi satu mempunyai jabatan dan yang lain tidak maka akan kalah pengaruh. sama-sama mempunyai jabatan tetapi tingkatannya tidak sama maka akan mempunya pengarauh yang berbeda.
 Faktor Situasi dan Kondisi Pengertian situasi adalah kondisi yang melingkupi perilaku kepemimpinan. Disaat situasi tidak menentu dan kacau akan lebih efektif jika hadir seorang pemimpin yang karismatik. Jika kebutuhan organisasi adalah sulit untuk maju karena anggota organisasi yang tidak berkepribadian progresif maka perlu pemimpin transformasional. Jika identitas yang akan dicitrakan oragnisasi adalah religiutas maka kehadiran pemimpin yang mempunyai kemampuan kepemimpinan spritual adalah hal yang sangat signifikan. Begitulah situasi berbicara, ia juga memilah dan memilih kemampuan para pemimpin, apakah ia hadir disaat yang tepat atau tidak.

INPLIKASI MANAJERIAL KEPEMIMPINAN DALAM ORGANISASI
 Kepemimpinan berarti melibatkan orang atau pihak lain yaitu para karyawan atau bawahan,para karyawan harus memiliki kemauan untuk menerima arahan dari pemimpin Seorang pemimpin yang efektif adalah seseorang dengan kekuasaanya mampu menggugah pengikutnya untuk mencapai kinerja yang memuaskan.
 Dalam teori manajerial grid terdapat dua orientasi yang dijadikan ukuran yaitu berfokus pada manusia dan pada tugas. Hal ini menunjukkan bahwa pentingnya hubungan antar individu dalam menyelesaikan tugas yang diberikan kepada bawahan. Sebagai seorang pemimpin, bertugas memberikan arahan serta bimbingan terhadap bawahannya, sehingga mereka dapat mengerjakan pekerjaannya dengan baik.