AMD telah resmi meluncurkan generasi ke-2 dari produk Accelerated Processing Units (APU) yang siap digunakan untuk berbagai macam produk meliputi notebook biasa ataupun notebook ultrathin, all-in-one desktop ataupun desktop PC konvensional, serta Home Theater PC. APU terbaru tersebut dijuluki Trinity, dan AMD mengklaim bahwa produk tersebut menghadirkan peningkatan yang signifikan dari seri Llano.
Seperti halnya produk-produk mereka sebelumnya, AMD masih membidik segmen menengah dan mereka memang menyiapkan Trinity bukan sebagai kompetitor langsung bagi Ivy bridge. Pada pasar mobile, Trinity bisa menjadi sebuah alternatif menarik untuk produk ultrabook yang mengutamakan keseimbangan antara fitur, konsumsi tenaga yang rendah serta kemampuan grafis.
Trinity menghadirkan sebuah AMD Piledriver CPU core yang menggunakan teknologi Turbo Core generasi ke-3 yang mampu mengalihkan penggunaan tenaga antara CPU dan GPU, tergantung mana yang lebih membutuhkan. Teknologi tersebut juga mampu mendorong kecepatan core clock dari CPU hingga mencapai 3,2GHz. Fitur utama lainnya meliputi sebuah dual channel DDR3 memory controller, sebuah AMD HD Media Accelerator, sebuah unified northbridge serta Piledriver CPU yang mampu mencapai hingga 4 buah dengan 2MB L2 cache.
Radeon HD 7000 yang terdapat di dalam Trinity mampu memberikan peningkatan performa sebanyak 56 persen daripada seri sebelumnya. Tak hanya itu, produk notebook yang menggunakan APU Trinity diyakini akan memiliki battery life selama 12 jam.
Untuk produk notebook mainstream, APU yang disediakan AMD adalah: A10-4600M, A8-4500M dan A6-4400M, dimana semuanya menggunakan TDP 35W dan perbedaannya terletak pada jumlah CPU core dan juga clock speed. Untuk produk notebook ultrathin, AMD menyediakan: quad-core A10-4655M dengan kecepatan 2,0GHz serta TDP 25, dual-core A6-4455M dengan kecepatan 2.1GHz dan TDP 17W.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar